Breaking News
Loading...
Senin, 24 Agustus 2015

Pasar Obat Herbal Raih Rp2,5 Triliun Per Th

Pangsa pasar obat herbal, terutama obat masuk angin, mencapai Rp2,5 triliun per th, sedangkan PT Phapros menargetkan nilai penjualan Rp10 miliar sbg step awal.

Direktur Mutlak PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Didik Prasetyo menyampaikan PT Phapros mau merebut pasar herbal khususnya obat masuk angin yg sekarang ini tetap amat sangat menggiurkan. Pangsa pasar yg ada segede Rp2,5 triliun.



“Sebagai step awal perseroan mentargetkan penjualan se gede Rp10 miliar,” tutur Didik dalam rilisnya, Senin (24/8/2015).

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero turut berpartisipasi dalam Pameran Indonesia Hebat yg diselelnggarakan kepada 21-23 Agustus 2015 di Parkir Selatan Gelora Bung Karno Jakarta.

Program yg digagas Kementerian Badan Usaha Milik Negara ini diikuti nyaris seluruhnya Badan Usaha Milik Negara termasuk juga PT RNI & resmi di buka oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno.

Aktivitas ini ialah rangkaian perwujudan Badan Usaha Milik Negara hadir buat negara & memperlihatkan kehebatan Badan Usaha Milik Negara sekarang ini terhadap warga luas.

Pengembangan produk-produk unggulan dari anak perusahaan PT RNI, a.l, gula kemas Rajagula yg telah jadi Unggul Merek.

Buat product gula kemas kiloan di tanah air, Rajagula dalam setahun dapat memproduksi 40 ribu ton yg ketika ini telah didistribusikan baik di pasar mutahir yg dipunyai RNI sendiri.

Gula tersebut didistribusikan lewat 61 gerai Rajawali Mart & jaringan pasar trendi nasional yang lain termasuk juga lewat pasar basah yg semuanya lewat anak perusahaan PT Rajawali Nusindo di 42 Cabangnya.

diluar itu product gula yang lain diproduksi mulai sejak dari gula sachet, gula kristal, gula bubuk halus, & merah yg di kemas menarik & siap dijual.

Product unggulan anak perusahaan kami yang lain yakni White Tea yg diproduksi oleh PT Rekan Bisnis Kerinci dari kebun Liki di Solok Selatan Sumatra Barat & telah dengan cara teratur kami ekspor.

Dari anak perusahaan PT Phapros Tbk, yg dipamerkan yakni Antimo. Product unggul merek buat group product antimabuk ini telah amat dikenal sejak puluhan thn yg dulu.

Phapros konsisten melaksanakan pengembangan & diversifikasi product baru bersama terus memanfaatkan merek Antimo adalah Antimo Anak, Minyak Kayu Putih Antimo & product terhebat terkini yakni Antimo Herbal.

Product unggulant anak perusahaan PT Rajawali Citramas yg berupa product pengemasan karung plastik utk gula, pupuk & yang lain.

“Kapasitas produksi kami sekarang mencapai 60.000 lembar & tetap dimaksimalkan lantaran pasarnya masihlah lumayan akbar lebih-lebih utk memenuhi kepentingan Badan Usaha Milik Negara lainnya” ucap Didik

Dari PT. Kolega Rajawali Banjaran yg memiliki product fasilitas kontrasepsi/kondom bersama brand “Meong” & “Artika” dapat memproduksi 1 juta pcs/tahun.

Sedangkan dari anak perusahaan PT Tanjungsari berupa product menjadi kulit mulai sejak dari tas, sepatu, dompet & jaket.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer